Gerhana Matahari Cincin

Senin, 11 Agustus 1980

Tidak terlihat dari Indonesia, lihat detail

95%tertutup · 02:10–02:13 WIB · titik puncak, di Samudra Pasifik

Fase cincin hingga 3 menit 23 detik. Bayangan Bulan menyapu Kiribati, Peru, Bolivia, Paraguay, dan Brasil.

Terlihat di

Cincin
Kiribati, Peru, Bolivia, Paraguay, Brasil
Sebagian
Amerika Tengah, Karibia, dan Amerika Selatan

Peta gerhana

  • Cincin, sekitar 100 km lebarnya
  • Sebagian, dari sedikit sampai hampir total

Globe ini menunjukkan jalur fase cincin, yang membentang dari 1,1° LU, 168,7° BB hingga 22,5° LS, 51,3° BB.

Di luar jalur itu, gerhana sebagian terlihat dari wilayah yang jauh lebih luas, kira-kira dari 58° LS hingga 41° LU. Makin dekat ke jalur, makin banyak Matahari tertutup.

Waktu gerhana

Dalam WIB. Tiap tempat mengalami bagiannya sendiri dalam rentang ini.

  1. Mulai gerhana sebagianPertama terlihat di Samudra Pasifik (10 Agustus 1980)
  2. Mulai fase cincinPusat bayangan Bulan menyentuh Bumi
  3. Puncak gerhana19:11 UTC · Di Samudra Pasifik · fase cincin 3 mnt 23 dtk
  4. Akhir fase cincinPusat bayangan Bulan meninggalkan Bumi di Brasil
  5. Akhir gerhana sebagianGerhana selesai di seluruh Bumi

Gerhana Matahari tidak punya fase penumbra; fase itu hanya ada pada gerhana Bulan.

Data gerhana

23:1410 Agu02:1105:09
5 jam 55 menit gerhana sebagian di Bumi3 jam 48 menit fase cincin di suatu tempat di Bumi
Fase cincin terlama
3 mnt 23 dtk
di Samudra Pasifik
Magnitudo
0,973
Bulan tampak 3% lebih kecil dari Matahari
Seri Saros
Saros 135

Dari Jakarta Pusat

Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.Jakarta, sampai kamu memilih lokasi

Gerhana ini tidak terlihat dari Jakarta Pusat. Matahari belum terbit saat gerhana berlangsung, 00:48–02:09 WIB.

Di Indonesia

Gerhana ini tidak terlihat dari ibu kota provinsi mana pun. Saat gerhana berlangsung, Matahari belum terbit di seluruh Indonesia.

Rincian 38 ibu kota provinsi
Gerhana di 38 ibu kota provinsi, dari barat ke timur, dalam waktu setempat.
Ibu kotaTertutupKeterangan
Banda AcehAceh–Matahari belum terbit
MedanSumatera Utara–Matahari belum terbit
PadangSumatera Barat–Matahari belum terbit
PekanbaruRiau–Matahari belum terbit
JambiJambi–Matahari belum terbit
PalembangSumatera Selatan–Matahari belum terbit
BengkuluBengkulu–Matahari belum terbit
Bandar LampungLampung–Matahari belum terbit
Pangkal PinangKepulauan Bangka Belitung–Matahari belum terbit
Tanjung PinangKepulauan Riau–Matahari belum terbit
Jakarta PusatDKI Jakarta–Matahari belum terbit
BandungJawa Barat–Matahari belum terbit
SemarangJawa Tengah–Matahari belum terbit
YogyakartaDI Yogyakarta–Matahari belum terbit
SurabayaJawa Timur–Matahari belum terbit
SerangBanten–Matahari belum terbit
DenpasarBali–Matahari belum terbit
MataramNusa Tenggara Barat–Matahari belum terbit
KupangNusa Tenggara Timur–Matahari belum terbit
PontianakKalimantan Barat–Matahari belum terbit
PalangkarayaKalimantan Tengah–Matahari belum terbit
BanjarmasinKalimantan Selatan–Matahari belum terbit
SamarindaKalimantan Timur–Matahari belum terbit
Tanjung SelorKalimantan Utara–Matahari belum terbit
ManadoSulawesi Utara–Matahari belum terbit
PaluSulawesi Tengah–Matahari belum terbit
MakassarSulawesi Selatan–Matahari belum terbit
KendariSulawesi Tenggara–Matahari belum terbit
GorontaloGorontalo–Matahari belum terbit
MamujuSulawesi Barat–Matahari belum terbit
AmbonMaluku–Matahari belum terbit
Tidore KepulauanMaluku Utara–Matahari belum terbit
JayapuraPapua–Matahari belum terbit
ManokwariPapua Barat–Matahari belum terbit
MeraukePapua Selatan–Matahari belum terbit
NabirePapua Tengah–Matahari belum terbit
WamenaPapua Pegunungan–Matahari belum terbit
SorongPapua Barat Daya–Matahari belum terbit