Gerhana Matahari Cincin

Selasa, 29 April 2014

Terlihat dari Indonesia, lihat detail

97%tertutup · 13:03–13:04 WIB · titik puncak, di Antarktika

Bayangan inti Bulan hanya menyentuh tepi Bumi. Terlihat dari sebagian Antarktika, termasuk Indonesia.

Terlihat di

Sebagian
Sebagian Antarktika, termasuk Indonesia

Peta gerhana

  • Batas jalur fase cincin
  • Sebagian, dari sedikit sampai hampir total

Gerhana sebagian terlihat kira-kira dari 76° LS hingga 8° LS. Makin dekat ke pusat wilayah itu, makin banyak Matahari tertutup.

Waktu gerhana

Dalam WIB. Tiap tempat mengalami bagiannya sendiri dalam rentang ini.

  1. Mulai gerhana sebagianPertama terlihat di Samudra Hindia
  2. Mulai fase cincinPusat bayangan Bulan menyentuh Bumi
  3. Puncak gerhana06:03 UTC · Di Antarktika · 97% Matahari tertutup
  4. Akhir fase cincinPusat bayangan Bulan meninggalkan Bumi di Antarktika
  5. Akhir gerhana sebagianGerhana selesai di seluruh Bumi

Gerhana Matahari tidak punya fase penumbra; fase itu hanya ada pada gerhana Bulan.

Data gerhana

10:5313:0315:14
4 jam 22 menit gerhana sebagian di Bumi0 jam 12 menit fase cincin di suatu tempat di Bumi
Magnitudo
0,987
Bulan tampak 1% lebih kecil dari Matahari
Seri Saros
Saros 148

Dari Jakarta Pusat

Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.Jakarta, sampai kamu memilih lokasi

Gerhana ini tidak terlihat dari Jakarta Pusat. Bayangan Bulan tidak melewati tempat ini.

Di Indonesia

4 dari 38 ibu kota provinsi kebagian, semuanya di DI Yogyakarta dan Bali dan Nusa Tenggara. Bayangan Bulan tidak sampai ke ibu kota lainnya.

  1. Kupang, 2%. Puncak 15:19 WITA
  2. Denpasar, 1%. Puncak 15:08 WITA
  3. Mataram, 1%. Puncak 15:09 WITA
  4. Yogyakarta, 0%. Puncak 14:00 WIB

Tidak terlihat dari 34 ibu kota lain, termasuk Surabaya, Bandung, Medan, dan Palembang.

Rincian 38 ibu kota provinsi
Gerhana di 38 ibu kota provinsi, dari barat ke timur, dalam waktu setempat.
Ibu kotaTertutupKeterangan
Banda AcehAceh–Tidak dilewati bayangan Bulan
MedanSumatera Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
PadangSumatera Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
PekanbaruRiau–Tidak dilewati bayangan Bulan
JambiJambi–Tidak dilewati bayangan Bulan
PalembangSumatera Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
BengkuluBengkulu–Tidak dilewati bayangan Bulan
Bandar LampungLampung–Tidak dilewati bayangan Bulan
Pangkal PinangKepulauan Bangka Belitung–Tidak dilewati bayangan Bulan
Tanjung PinangKepulauan Riau–Tidak dilewati bayangan Bulan
Jakarta PusatDKI Jakarta–Tidak dilewati bayangan Bulan
BandungJawa Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
SemarangJawa Tengah–Tidak dilewati bayangan Bulan
YogyakartaDI Yogyakarta0%Puncak 14:00 WIB
SurabayaJawa Timur–Tidak dilewati bayangan Bulan
SerangBanten–Tidak dilewati bayangan Bulan
DenpasarBali1%Puncak 15:08 WITA
MataramNusa Tenggara Barat1%Puncak 15:09 WITA
KupangNusa Tenggara Timur2%Puncak 15:19 WITA
PontianakKalimantan Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
PalangkarayaKalimantan Tengah–Tidak dilewati bayangan Bulan
BanjarmasinKalimantan Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
SamarindaKalimantan Timur–Tidak dilewati bayangan Bulan
Tanjung SelorKalimantan Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
ManadoSulawesi Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
PaluSulawesi Tengah–Tidak dilewati bayangan Bulan
MakassarSulawesi Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
KendariSulawesi Tenggara–Tidak dilewati bayangan Bulan
GorontaloGorontalo–Tidak dilewati bayangan Bulan
MamujuSulawesi Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
AmbonMaluku–Tidak dilewati bayangan Bulan
Tidore KepulauanMaluku Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
JayapuraPapua–Tidak dilewati bayangan Bulan
ManokwariPapua Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
MeraukePapua Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
NabirePapua Tengah–Tidak dilewati bayangan Bulan
WamenaPapua Pegunungan–Tidak dilewati bayangan Bulan
SorongPapua Barat Daya–Tidak dilewati bayangan Bulan