Gerhana Matahari Cincin

Kamis, 8 Maret 1951

Tidak terlihat dari Indonesia, lihat detail

98%tertutup · 04:23–04:24 WIB · titik puncak, di Samudra Pasifik

Fase cincin hingga 1 menit 39 detik. Bayangan Bulan menyapu Selandia Baru, Kosta Rika, dan Nikaragua, lalu hilang di Laut Karibia.

Terlihat di

Cincin
Selandia Baru, Kosta Rika, Nikaragua
Sebagian
Sebagian besar Oseania, Amerika Tengah, sebagian Amerika bagian utara, Karibia, dan sebagian besar Amerika Selatan

Peta gerhana

  • Cincin, sekitar 38 km lebarnya
  • Sebagian, dari sedikit sampai hampir total

Globe ini menunjukkan jalur fase cincin, yang membentang dari 42,5° LS, 161,3° BT hingga 14,6° LU, 68,7° BB.

Di luar jalur itu, gerhana sebagian terlihat dari wilayah yang jauh lebih luas, kira-kira dari 80° LS hingga 47° LU. Makin dekat ke jalur, makin banyak Matahari tertutup.

Waktu gerhana

Dalam WIB. Tiap tempat mengalami bagiannya sendiri dalam rentang ini.

  1. Mulai gerhana sebagianPertama terlihat di Samudra Pasifik
  2. Mulai fase cincinPusat bayangan Bulan menyentuh Bumi
  3. Puncak gerhana20:53 UTC · Di Samudra Pasifik · fase cincin 59 dtk
  4. Akhir fase cincinPusat bayangan Bulan meninggalkan Bumi di Laut Karibia
  5. Akhir gerhana sebagianGerhana selesai di seluruh Bumi

Gerhana Matahari tidak punya fase penumbra; fase itu hanya ada pada gerhana Bulan.

Data gerhana

01:3404:2307:13
5 jam 39 menit gerhana sebagian di Bumi3 jam 36 menit fase cincin di suatu tempat di Bumi
Fase cincin terlama
1 mnt 39 dtk
dekat Oranjestad, Aruba
Magnitudo
0,990
Bulan tampak 1% lebih kecil dari Matahari
Seri Saros
Saros 129

Dari Jakarta Pusat

Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.Jakarta, sampai kamu memilih lokasi

Gerhana ini tidak terlihat dari Jakarta Pusat. Matahari belum terbit saat gerhana berlangsung, 02:34–03:42 WIB.

Di Indonesia

Gerhana ini tidak terlihat dari ibu kota provinsi mana pun.

Rincian 38 ibu kota provinsi
Gerhana di 38 ibu kota provinsi, dari barat ke timur, dalam waktu setempat.
Ibu kotaTertutupKeterangan
Banda AcehAceh–Matahari belum terbit
MedanSumatera Utara–Matahari belum terbit
PadangSumatera Barat–Matahari belum terbit
PekanbaruRiau–Matahari belum terbit
JambiJambi–Matahari belum terbit
PalembangSumatera Selatan–Matahari belum terbit
BengkuluBengkulu–Matahari belum terbit
Bandar LampungLampung–Matahari belum terbit
Pangkal PinangKepulauan Bangka Belitung–Matahari belum terbit
Tanjung PinangKepulauan Riau–Matahari belum terbit
Jakarta PusatDKI Jakarta–Matahari belum terbit
BandungJawa Barat–Matahari belum terbit
SemarangJawa Tengah–Matahari belum terbit
YogyakartaDI Yogyakarta–Matahari belum terbit
SurabayaJawa Timur–Matahari belum terbit
SerangBanten–Matahari belum terbit
DenpasarBali–Matahari belum terbit
MataramNusa Tenggara Barat–Matahari belum terbit
KupangNusa Tenggara Timur–Matahari belum terbit
PontianakKalimantan Barat–Matahari belum terbit
PalangkarayaKalimantan Tengah–Matahari belum terbit
BanjarmasinKalimantan Selatan–Matahari belum terbit
SamarindaKalimantan Timur–Matahari belum terbit
Tanjung SelorKalimantan Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
ManadoSulawesi Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
PaluSulawesi Tengah–Matahari belum terbit
MakassarSulawesi Selatan–Matahari belum terbit
KendariSulawesi Tenggara–Matahari belum terbit
GorontaloGorontalo–Tidak dilewati bayangan Bulan
MamujuSulawesi Barat–Matahari belum terbit
AmbonMaluku–Matahari belum terbit
Tidore KepulauanMaluku Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
JayapuraPapua–Tidak dilewati bayangan Bulan
ManokwariPapua Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
MeraukePapua Selatan–Matahari belum terbit
NabirePapua Tengah–Tidak dilewati bayangan Bulan
WamenaPapua Pegunungan–Tidak dilewati bayangan Bulan
SorongPapua Barat Daya–Tidak dilewati bayangan Bulan