Gerhana Matahari Cincin

Jumat, 12 September 1969

Tidak terlihat dari Indonesia, lihat detail

94%tertutup · 02:57–03:00 WIB · titik puncak, di Samudra Pasifik

Fase cincin hingga 3 menit 14 detik. Bayangan Bulan menyapu Peru dan Bolivia.

Terlihat di

Cincin
Peru, Bolivia
Sebagian
Sebagian Eropa Timur, sebagian besar Amerika Utara, dan Amerika Selatan

Peta gerhana

  • Cincin, sekitar 110 km lebarnya
  • Sebagian, dari sedikit sampai hampir total

Globe ini menunjukkan jalur fase cincin, yang membentang dari 41,5° LU, 173,5° BT hingga 16,1° LS, 59,7° BB.

Di luar jalur itu, gerhana sebagian terlihat dari wilayah yang jauh lebih luas, kira-kira dari 49° LS hingga 80° LU. Makin dekat ke jalur, makin banyak Matahari tertutup.

Waktu gerhana

Dalam WIB. Tiap tempat mengalami bagiannya sendiri dalam rentang ini.

  1. Mulai gerhana sebagianPertama terlihat di Samudra Pasifik
  2. Mulai fase cincinPusat bayangan Bulan menyentuh Bumi
  3. Puncak gerhana19:58 UTC · Di Samudra Pasifik · fase cincin 3 mnt 11 dtk
  4. Akhir fase cincinPusat bayangan Bulan meninggalkan Bumi di Bolivia
  5. Akhir gerhana sebagianGerhana selesai di seluruh Bumi

Gerhana Matahari tidak punya fase penumbra; fase itu hanya ada pada gerhana Bulan.

Data gerhana

00:0202:5805:55
5 jam 54 menit gerhana sebagian di Bumi3 jam 46 menit fase cincin di suatu tempat di Bumi
Fase cincin terlama
3 mnt 14 dtk
di Samudra Pasifik
Magnitudo
0,969
Bulan tampak 3% lebih kecil dari Matahari
Seri Saros
Saros 134

Dari Jakarta Pusat

Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.Jakarta, sampai kamu memilih lokasi

Gerhana ini tidak terlihat dari Jakarta Pusat. Matahari belum terbit saat gerhana berlangsung, 01:40–02:17 WIB.

Di Indonesia

Gerhana ini tidak terlihat dari ibu kota provinsi mana pun.

Rincian 38 ibu kota provinsi
Gerhana di 38 ibu kota provinsi, dari barat ke timur, dalam waktu setempat.
Ibu kotaTertutupKeterangan
Banda AcehAceh–Matahari belum terbit
MedanSumatera Utara–Matahari belum terbit
PadangSumatera Barat–Matahari belum terbit
PekanbaruRiau–Matahari belum terbit
JambiJambi–Matahari belum terbit
PalembangSumatera Selatan–Matahari belum terbit
BengkuluBengkulu–Matahari belum terbit
Bandar LampungLampung–Matahari belum terbit
Pangkal PinangKepulauan Bangka Belitung–Matahari belum terbit
Tanjung PinangKepulauan Riau–Matahari belum terbit
Jakarta PusatDKI Jakarta–Matahari belum terbit
BandungJawa Barat–Matahari belum terbit
SemarangJawa Tengah–Matahari belum terbit
YogyakartaDI Yogyakarta–Tidak dilewati bayangan Bulan
SurabayaJawa Timur–Tidak dilewati bayangan Bulan
SerangBanten–Matahari belum terbit
DenpasarBali–Tidak dilewati bayangan Bulan
MataramNusa Tenggara Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
KupangNusa Tenggara Timur–Tidak dilewati bayangan Bulan
PontianakKalimantan Barat–Matahari belum terbit
PalangkarayaKalimantan Tengah–Matahari belum terbit
BanjarmasinKalimantan Selatan–Matahari belum terbit
SamarindaKalimantan Timur–Matahari belum terbit
Tanjung SelorKalimantan Utara–Matahari belum terbit
ManadoSulawesi Utara–Matahari belum terbit
PaluSulawesi Tengah–Matahari belum terbit
MakassarSulawesi Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
KendariSulawesi Tenggara–Tidak dilewati bayangan Bulan
GorontaloGorontalo–Matahari belum terbit
MamujuSulawesi Barat–Matahari belum terbit
AmbonMaluku–Tidak dilewati bayangan Bulan
Tidore KepulauanMaluku Utara–Matahari belum terbit
JayapuraPapua–Tidak dilewati bayangan Bulan
ManokwariPapua Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
MeraukePapua Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
NabirePapua Tengah–Tidak dilewati bayangan Bulan
WamenaPapua Pegunungan–Tidak dilewati bayangan Bulan
SorongPapua Barat Daya–Tidak dilewati bayangan Bulan