Gerhana Matahari Cincin

Rabu, 25 Oktober 2079

Tidak terlihat dari Indonesia, lihat detail

90%tertutup · 01:07–01:11 WIB · titik puncak, di Samudra Selatan

Fase cincin hingga 3 menit 39 detik. Bayangan Bulan menyapu Selandia Baru dan Antarktika.

Terlihat di

Cincin
Selandia Baru, Antarktika
Sebagian
Sebagian Oseania dan sebagian besar Antarktika

Peta gerhana

  • Cincin, sekitar 500 km lebarnya
  • Sebagian, dari sedikit sampai hampir total

Globe ini menunjukkan jalur fase cincin, yang membentang dari 40,9° LS, 174,1° BT hingga 77,4° LS, 91,5° BT.

Di luar jalur itu, gerhana sebagian terlihat dari wilayah yang jauh lebih luas, kira-kira dari 78° LS hingga 5° LU. Makin dekat ke jalur, makin banyak Matahari tertutup.

Waktu gerhana

Dalam WIB. Tiap tempat mengalami bagiannya sendiri dalam rentang ini.

  1. Mulai gerhana sebagianPertama terlihat di Samudra Pasifik (24 Oktober 2079)
  2. Mulai fase cincinPusat bayangan Bulan menyentuh Bumi
  3. Puncak gerhana18:09 UTC · Di Samudra Selatan · fase cincin 3 mnt 39 dtk
  4. Akhir fase cincinPusat bayangan Bulan meninggalkan Bumi di Antarktika
  5. Akhir gerhana sebagianGerhana selesai di seluruh Bumi

Gerhana Matahari tidak punya fase penumbra; fase itu hanya ada pada gerhana Bulan.

Data gerhana

22:4424 Okt01:0903:33
4 jam 49 menit gerhana sebagian di Bumi1 jam 36 menit fase cincin di suatu tempat di Bumi
Fase cincin terlama
3 mnt 39 dtk
di Samudra Selatan
Magnitudo
0,948
Bulan tampak 5% lebih kecil dari Matahari
Seri Saros
Saros 154

Dari Jakarta Pusat

Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.Jakarta, sampai kamu memilih lokasi

Gerhana ini tidak terlihat dari Jakarta Pusat. Matahari belum terbit saat gerhana berlangsung, 00:37–01:15 WIB.

Di Indonesia

Gerhana ini tidak terlihat dari ibu kota provinsi mana pun.

Rincian 38 ibu kota provinsi
Gerhana di 38 ibu kota provinsi, dari barat ke timur, dalam waktu setempat.
Ibu kotaTertutupKeterangan
Banda AcehAceh–Tidak dilewati bayangan Bulan
MedanSumatera Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
PadangSumatera Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
PekanbaruRiau–Tidak dilewati bayangan Bulan
JambiJambi–Tidak dilewati bayangan Bulan
PalembangSumatera Selatan–Tidak dilewati bayangan Bulan
BengkuluBengkulu–Tidak dilewati bayangan Bulan
Bandar LampungLampung–Matahari belum terbit
Pangkal PinangKepulauan Bangka Belitung–Tidak dilewati bayangan Bulan
Tanjung PinangKepulauan Riau–Tidak dilewati bayangan Bulan
Jakarta PusatDKI Jakarta–Matahari belum terbit
BandungJawa Barat–Matahari belum terbit
SemarangJawa Tengah–Matahari belum terbit
YogyakartaDI Yogyakarta–Matahari belum terbit
SurabayaJawa Timur–Matahari belum terbit
SerangBanten–Matahari belum terbit
DenpasarBali–Matahari belum terbit
MataramNusa Tenggara Barat–Matahari belum terbit
KupangNusa Tenggara Timur–Matahari belum terbit
PontianakKalimantan Barat–Tidak dilewati bayangan Bulan
PalangkarayaKalimantan Tengah–Matahari belum terbit
BanjarmasinKalimantan Selatan–Matahari belum terbit
SamarindaKalimantan Timur–Matahari belum terbit
Tanjung SelorKalimantan Utara–Tidak dilewati bayangan Bulan
ManadoSulawesi Utara–Matahari belum terbit
PaluSulawesi Tengah–Matahari belum terbit
MakassarSulawesi Selatan–Matahari belum terbit
KendariSulawesi Tenggara–Matahari belum terbit
GorontaloGorontalo–Matahari belum terbit
MamujuSulawesi Barat–Matahari belum terbit
AmbonMaluku–Matahari belum terbit
Tidore KepulauanMaluku Utara–Matahari belum terbit
JayapuraPapua–Matahari belum terbit
ManokwariPapua Barat–Matahari belum terbit
MeraukePapua Selatan–Matahari belum terbit
NabirePapua Tengah–Matahari belum terbit
WamenaPapua Pegunungan–Matahari belum terbit
SorongPapua Barat Daya–Matahari belum terbit